X-Steel - Wait Membuat Efek Crosshair pada Pointer dengan HTML HARDIKNAS 2011
Powered By Blogger

welcome to my blog

WELCOME TO MY BLOG

Sabtu, 23 April 2011

KELEMAHAN PENDIDIKAN DI INDONESIA

Pendidikan adalah hal yang diperlukan oleh semua orang karena adanya pendidikan, warga indonesia akan memiliki keterampilan dan pengetahuan. Tapi banyak anak-anak Indonesia yang tidak sekolah. Mengapa itu terjadi? Itu terjadi karena adanya faktor kurang biaya.
Walaupun pemerintah sudah memasang program wajib belajar 9 tahun ataupun program BOS tetapi masih ada saja pungutan yang di minta oleh pihak sekolah.

Ya.... itu pun kalau hanya membayar untuk masuk sekolah tetapi masih ada pungutan baju sekolah lah...., uang buku, atau pungutan yang lain. Mungkin bagi mereka yang mampu masih bisa mereka pikul tapi bagi orang yang kurang mampu mereka harus berpikir berulang kali untuk membiayai anak mereka ke sekolah.

Maka dari pada itu banyak anak-anak indonesia yang mengemis dan mengamen di jalan, paling tidak mereka bisa membiayai keluarga mereka walau hanya sekedar uang makan saja, mungkin jika di tanya pada mereka pasti mereka banyak mempunyai cita-cita, ada yang menjadi guru, dokter dan lain-lain, tapi apa mau di kata mereka tidak mampu untuk bersekolah, yang sebenarnya mereka pun ingin bersekolah untuk mencapai cita cita mereka. Jadi mungkin jika ada saja sekolah gratis 6 tahun tanpa biaya apa pun, mungkin kita akan jarang menemukan anak yang mengemis di jalan raya

created by: Fikri Ahmad Maulana

Jumat, 22 April 2011

PENDIDIKAN BERLANDASKAN AKHLAK

Salah satu krisis yang tidak kalah bahayanya dengan krisis moneter, yang melanda umat dewasa ini adalah Krisis Pendidikan. Berbagaimacam metode pendidikan telah diujicobakan, realitanya belum mampu melahirkan generasi yang unggul, yang terjadi justru semakin tumbuh subur anak-anak nakal dan durhaka kepada orangtua, tawuran antar pelajar merajalela. Kini saatnya kita mengevaluasi sistem yang di mulai dari pendidikan seorang anak di dalam keluarga telebih dahulu.

Pendidikan untuk seorang anak adalah kewajiban kedua orang tua, baik antara ayah dan ibu harus saling bekerjasama. Peran keduanya tidak bisa dilepaskan begitu saja. Begitu pula bila urusan pendidikan anak diserahkan ke sekolah, pesantren atau lembaga pendidikan lainnya. Keberadaan lembaga pendidikan sesungguhnya lebih bersifat membantu. Pendidikan yang sebenarnya tetap berasal dari orang tua.

Sejak dini anak haruslah dibekali iman yang kuat dan akhlak yang  mulia. Karena indikasi keberhasilan metode pendidikan yaitu ketika mampu meluluskan anak yang membentengi dirinya dengan iman yang kuat dari pengaruh negatif teknologi dan memiliki akhlak mulia. Semakin lama seseorang belajar seharusnya semakin mulia akhlaknya. Semakin tinggi gelar seseorang seharusnya semakin bermoral. Kenyataan di lapangan tidak demikian, betapa tidak sedikit mereka bergelar tinggi justru tidak bermoral, merampok uang negera dan melakukan banyak kezhaliman.

Jadi pendidikan yang menghasilkan intelektual yang tinggi haruslah diimbangi dengan iman yang kuat dan akhlak yange mulia barulah lahir generasi yang unggul dimana apa yang dihasilkannya akan membawa manfaat bagi masyarakat banyak dan negara juga akan menghantarkannya pada kebahagiaan diakhirat sana....




created by: fikri ahmad maulana

HAKIKAT PENDIDIKAN

Apa sih hakikat pendidikan? Apakah tujuan yang hendak dicapai oleh institusi pendidikan?

Apa sebaiknya hakikat pendidikan? saya setuju dengan katamencerdaskan kehidupan bangsa. Tapi, ini masih harus diterjemahkan lagi dalam tataran strategis. kata mencerdsakan kehidupan bangsa mempunyai 3 komponen arti yang sangat penting : (1) cerdas (2) hidup (3) bangsa.

(1) tentang cerdas
Cerdas itu berarti memiliki ilmu yang dapat digunakan untuk menyelesaikan persoalan real. Cerdas bukan berarti hapal seluruh mata pelajaran, tapi kemudian terbengong-bengong saat harus menciptakan solusi bagi kehidupan nyata. Cerdas bermakna kreatif dan inovatif. Cerdas berarti siap mengaplikasikan ilmunya.

(2) tentang hidup
Hidup itu adalah rahmat yang diberikan oleh TUHAN sekaligus ujian dari-Nya. Hidup itu memiliki filosofi untuk menghargai kehidupan dan melakukan hal-hal yang terbaik untuk kehidupan itu sendiri. Hidup itu berarti merenungi bahwa suatu hari kita akan mati, dan segala amalan kita akan dipertanggungjawabkan kepada-Nya. Patut dijadikan catatan, bahwa jasad yang hidup belum tentu memiliki ruh yang hidup. Bisa jadi, seseorang masih hidup tapi nurani kehidupannya sudah mati saat dengan snatainya dia menganiaya orang lain, melakukan tindak korupsi, bahkan saat dia membuang sampah sembarangan.

(3) tentang bangsa
Manusia selain sesosok individu, dia juga adalah makhluk sosial. Dia adalah komponen penting dari suatu organisme masyarakat. Sosok individu yang agung, tapi tidak mau menyumbangkan apa-apa bagi masyarakatnya, bukanlah yang diajarkan agama maupun pendidikan. Setiap individu punya kewajiban untuk menyebarkan pengetahuannya kepada masyarakat, berusaha meningkatkan derajat kemuliaan masyarakat sekitarnya, dan juga berperan aktif dalam dinamika masyarakat. Siapakah masyarakat yang dimaksud disini? Saya setuju bahwa masyarakat yang dimaksud adalah identitas bangsa yang menjadi ciri suatu masyarakat. Era globalisasi memang mengaburkan nilai-nilai kebangsaan, karena segala sesuatunya terasa dekat.
Inilah sekelumit tulisan yang saya jadikan pokok pemikiran buat apa itu hakikat pendidikan sebenarnya.



credit by:pendidikanindonesia.blogspot.com/